Image linked to donate page Image linked to Countering the Militarisation of Youth website (external link) Image linked to webshop

Connexion utilisateur

Interface language

Diaspora link
Facebook link link
Twitter link
 

Dialog Jender bagi Para Pembangun Damai

kembali ke daftar isi

Waktu:

30 sampai 45 menit

Tujuan Latihan

■ Untuk menciptakan sebuah ruang dialog antara perempuan dan laki-laki dalam organisasi perdamaian.
■ Untuk mengidentifikasi beberapa ketegangan antara laki-laki dan perempuan dalam organisasi perdamaian.
■ Untuk mengembangkan sebuah taraf yang nyaman dan komitmen terhadap permasalahan jender dalam organisasi perdamaian.

Cara Mempraktekkannya/Catatan Fasilitator

■ Diskusi kelompok kecil tentang jender, konflik dan peace-building.
■ Dalam kelompok-kelompok kecil campuran laki-laki dan perempuan, buatlah daftar pengalaman tentang tata cara laki-laki dan perempuan dalam menyelesaikan konflik dan kekerasan dengan secara berbeda.
■ Dalam kelompok-kelompok kecil yang sama, buatlah daftar cara-cara yang beragam di mana laki-laki dan perempuan ikut serta dalam kerja perdamaian.
■ Dalam kelompok besar, mintalah masing-masing kelompok kecil untuk melaporkan temuan-temuan mereka.
■ Pecahlah kelompok besar menjadi kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari perempuan saja dan laki-laki saja.
■ Mintalah masing-masing kelompok untuk meceritakan kesuksesan-kesuksesan dan tantangan-tantangannya saat bekerja bersama dengan jenis kelamin yang berbeda dalam isu perdamaian. Mintalah kelompok-kelompok tersebut untuk menyediakan sebanyak mungkin contoh-contoh konkret baik positip maupun negatif.
■ Mintalah masing-masing kelompok untuk mendiskusikan beberapa strategi dalam bekerja dengan jenis kelamin yang berbeda dalam persoalan perdamaian.
■ Tanyalah masing-masing kelompok untuk melaporkan temuan-temuan dan strategi mereka.
■ Dalam pasangan campuran, seorang laki-laki dan seorang perempuan, mintalah partisipan untuk merespon satu sama lain mengenai laporan-laporan tersebut. Setiap orang harus mengambil satu putaran untuk berbicara tentang perasaan masing-masing tentang dialog tersebut sementara yang lainnya mendengarkan dan mencoba untuk memahami, bukan menyela atau bahkan menginterupsi.

Latihan ini diadaptasikan dari the Women in Peacebuilding Resource and Training Manual, editor Lisa Schirch. Pedoman lengkap dapat ditemukan di http://www.iiav.nl/epublications/2004/women_peacebuilding_manual.pdf atau pada http://www.ifor.org/WPP/resources.htm